JAEJA.ID — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama Wakil Bupati Hj. Puspawati Husler, menerima kunjungan Tim Penilai Adipura 2025 di ruang rapat pimpinan, Kamis (30/10/2025). Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk menunjukkan keseriusannya mewujudkan Luwu Timur sebagai daerah yang bersih, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Tim penilai terdiri dari perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Afandi Sanusi Sauri dan Bayu Hendrawan, serta Patrisia Vista Belo Randa dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan. Mereka hadir untuk meninjau langsung berbagai titik penilaian, mulai dari RSUD I Lagaligo, TPA Ussu, jalan kota di Jalan Soekarno Hatta, bank sampah, kantor DLH, Taman Sayang, hingga kawasan kantor Bupati.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Irwan memaparkan berbagai langkah yang telah ditempuh Pemkab Luwu Timur dalam meningkatkan kualitas kebersihan dan kepedulian lingkungan masyarakat. Salah satunya melalui program Jumat Bersih Juara, sebuah gerakan rutin yang melibatkan ASN, pegawai, hingga masyarakat desa untuk bergotong-royong menjaga kebersihan lingkungan.
“Di Luwu Timur, kami memiliki program Jumat Bersih Juara yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Ini bukan hanya kegiatan bersih-bersih, tapi upaya membangun budaya peduli lingkungan,” ucap Irwan.
Tak hanya itu, Bupati menegaskan bahwa pemerintah siap mendukung penuh upaya pengelolaan dan pemanfaatan limbah, termasuk jika memerlukan biaya besar. Baginya, yang terpenting adalah hasil nyata yang dirasakan masyarakat dari pengolahan sampah yang efektif.
“Biaya besar tidak menjadi masalah asalkan ada hasil yang nyata bagi masyarakat melalui pengolahan limbah sampah,” tegasnya.
Pernyataan tersebut disambut positif oleh Afandi Sanusi Sauri dari KLH RI. Ia menilai Luwu Timur memiliki potensi kuat untuk menjadi daerah percontohan penerapan konsep “zero waste”, tidak hanya di Sulawesi Selatan tetapi juga secara nasional.
Pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif ini menegaskan komitmen Pemkab Luwu Timur untuk terus bergerak menuju tata kelola lingkungan yang lebih baik. Dengan dukungan pemerintah pusat dan provinsi, Luwu Timur semakin dekat pada cita-cita menjadi daerah yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.



