JAEJA.id – Komitmen memperbaiki kualitas hidup warga ditegaskan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, dengan langkah tegas terhadap persoalan rumah tidak layak huni.
Dalam apel perdananya di halaman Kantor Bupati, Senin 30 Maret 2026, Irwan langsung menginstruksikan pendataan menyeluruh terhadap kondisi rumah warga.
Perintah tersebut disampaikan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) untuk diteruskan ke seluruh kepala desa.
“Saya kasih tenggang waktu kepada DPMD untuk menginstruksikan Kepala Desa mendata rumah warga yang tidak layak,” ujarnya.
Menariknya, Irwan juga membuka kemungkinan kebijakan ekstrem demi memastikan program ini berjalan. Ia menegaskan siap mengalihkan anggaran, termasuk memangkas perjalanan dinas jika diperlukan.
“Kalau perlu tidak ada perjalanan dinas selama satu tahun, demi mengutamakan rumah masyarakat yang tidak layak huni,” tegasnya.
Namun demikian, langkah ini bukan sekadar kebijakan jangka pendek. Di sisi lain, Irwan menilai penyediaan hunian layak merupakan kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi pemerintah.
Ia juga meminta seluruh jajaran, mulai dari kabupaten hingga desa, lebih peka terhadap kondisi masyarakat kurang mampu.
“Saya tidak mau ada masyarakat yang hidup menderita di Luwu Timur. Ini tanggung jawab saya sebagai kepala daerah,” tambahnya.
Dengan instruksi ini, pemerintah daerah menargetkan data akurat sebagai dasar penanganan, sehingga bantuan dapat tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.(kin)



