JAEJA.id – Anggota DPRD Luwu Timur, Firman Udding, menyatakan kunjungan Komisi II ke Pertamina Patra Niaga sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait kelangkaan LPG 3 kilogram.
Pertemuan tersebut membahas realisasi penyaluran gas bersubsidi di Kabupaten Luwu Timur sekaligus mengevaluasi penyebab masih terjadinya kelangkaan di lapangan.
Evaluasi Distribusi LPG Bersubsidi
Firman Uddin menjelaskan berdasarkan data Pertamina, penyaluran LPG 3 kilogram hingga 7 Juni 2026 mencapai sekitar 1.650.600 tabung.
“Kuotanya sudah mencapai sekitar 100,6 persen sehingga kami perlu mencari penyebab masyarakat masih mengalami kesulitan mendapatkan LPG,” ujar Firman Uddin.
Menurutnya, informasi tersebut membuktikan kuota penyaluran tidak mengalami pengurangan bahkan telah melampaui target yang ditetapkan pemerintah.
Kondisi itu menjadi perhatian DPRD karena keluhan masyarakat mengenai sulitnya memperoleh gas bersubsidi masih terus ditemukan.
DPRD Telusuri Penyebab Kelangkaan
Komisi II DPRD akan menelusuri sistem distribusi, pengawasan agen, hingga penyaluran pangkalan agar LPG bersubsidi benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
Firman menegaskan langkah tersebut penting untuk menemukan solusi yang tepat sehingga persoalan kelangkaan dapat segera diatasi secara berkelanjutan dan transparan.(kin)



