“Bagi kami, kesempatan tampil di Dekranas menjadi langkah penting untuk memperkenalkan teduhu kepada pasar yang lebih luas sekaligus membuka peluang kerja sama baru,” kata Yulianti.
Dekranas Beri Apresiasi
Keunikan anyaman teduhu turut menarik perhatian Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian dan Wakil Ketua II Dekranas Sri Suparni Bahlil Lahadalia saat mengunjungi stan PT Vale.
Keduanya mengapresiasi semangat para pengrajin muda yang terus mengembangkan produk berbasis kearifan lokal melalui berbagai program pendampingan.
Melalui kolaborasi bersama Kementerian ESDM, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Dekranas, PT Vale menegaskan bahwa pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan bagian penting dari praktik pertambangan berkelanjutan.
Bagi perusahaan, menjaga tradisi lokal bukan sekadar tanggung jawab sosial, tetapi juga investasi jangka panjang bagi masa depan masyarakat Luwu Timur.(*/kin)


