“Saya wakil ta’, Bapak-Ibu, dan saya setia untuk selalu berada di pihak masyarakat. Mohon doa agar selalu diberi kekuatan oleh Allah untuk selalu menyuarakan kebutuhan Bapak-Ibu semua di DPRD,” tegas Prima.
Menurutnya, reses menjadi kesempatan untuk mengetahui secara langsung kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan persoalan tersebut masuk dalam pembahasan pembangunan daerah.
Ia menilai dukungan anggaran perlu diarahkan pada kebutuhan yang paling dekat dengan masyarakat, terutama pendidikan, pertanian, infrastruktur dan kesehatan.
“Sehingga keberpihakan anggaran bisa dioptimalkan untuk program-program pembangunan di segala aspek di Desa Bapak-Ibu, demi mencapai kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Prima mengatakan tidak semua aspirasi dapat direalisasikan sekaligus karena harus menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan skala prioritas. Namun, ia memastikan kebutuhan masyarakat Mahalona Raya akan terus diperjuangkan melalui mekanisme DPRD.
Ia berharap hasil reses tersebut dapat menjadi bahan dalam penyusunan program pembangunan sehingga kebutuhan masyarakat di wilayah Mahalona Raya mendapat perhatian yang lebih besar.
Bagi Prima, pembangunan tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi juga memastikan masyarakat di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan tetap mendapatkan akses pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan pelayanan dasar yang layak.



