JAEJA.id — Aspirasi warga Desa Tarabbi, Kecamatan Malili, tidak berhenti di meja reses. Anggota DPRD Luwu Timur, Firman Udding, langsung turun melihat kondisi saluran irigasi yang sebelumnya dikeluhkan masyarakat.
Firman melakukan peninjauan bersama Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Luwu Timur, Hendro Prabowo.
Peninjauan dilakukan setelah warga menyampaikan sejumlah kebutuhan pembangunan dalam reses Firman di Desa Tarabbi, Jumat (14/8/2026).
Salah satu yang menjadi perhatian adalah kondisi saluran irigasi yang digunakan untuk mendukung aktivitas pertanian warga.
Firman mengatakan pengecekan langsung diperlukan agar DPRD memiliki gambaran yang jelas mengenai kondisi infrastruktur yang disampaikan masyarakat.
“Kami ingin memastikan kondisi di lapangan secara langsung, sehingga setiap aspirasi masyarakat memiliki gambaran yang jelas,” kata Firman.
Menurutnya, melihat langsung kondisi di lapangan akan memudahkan pemerintah daerah menentukan kebutuhan penanganan, termasuk dari sisi teknis dan skala prioritas.
Selain irigasi, warga Tarabbi juga menyampaikan kebutuhan peningkatan jalan desa dan jalan tani. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk memudahkan mobilitas warga dan membantu petani mengangkut hasil pertanian.
Kebutuhan air bersih dan lampu penerangan jalan umum (PJU) juga menjadi bagian dari aspirasi masyarakat.
Firman mengatakan seluruh usulan tersebut akan tetap dikawal melalui mekanisme yang berlaku. Namun, realisasinya harus disesuaikan dengan kewenangan, prioritas pembangunan dan kemampuan anggaran daerah.
Ia menilai keterlibatan perangkat teknis dalam pengecekan lapangan penting agar setiap usulan tidak hanya dilihat dari sisi kebutuhan masyarakat, tetapi juga dapat langsung dipetakan dari sisi teknis.
Firman menegaskan, reses seharusnya tidak berhenti pada penyampaian aspirasi. Setelah masyarakat menyampaikan kebutuhan, wakil rakyat perlu memastikan persoalan tersebut memiliki tindak lanjut.
“Kita ingin apa yang disampaikan masyarakat benar-benar diketahui kondisinya di lapangan,” ujarnya.



