JAEJA.ID – Kebutuhan pembangunan di Burau dan Wotu mulai dihimpun sebagai bahan pertimbangan penyusunan APBD Luwu Timur 2027.
Anggota DPRD Luwu Timur, Sarkawi Hamid, bersama legislator Daerah Pemilihan III (Wotu-Burau) menyerap aspirasi masyarakat dalam dua pertemuan di tingkat kecamatan.
Kegiatan berlangsung di Kecamatan Burau pada Senin (19/10/2026), kemudian berlanjut di Kantor Camat Wotu, Selasa (20/10/2026).
Aspirasi Desa Jadi Bahan Penyusunan Anggaran
Selain Sarkawi, anggota DPRD yang hadir ialah Harisal (PDIP), Sukman Sadike (NasDem), dan Muhammad Nur (PDIP).
Pertemuan tersebut melibatkan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kepala sekolah, Badan Permusyawaratan Desa, tokoh masyarakat, serta sejumlah kepala perangkat daerah.
Berbagai unsur itu mendapat kesempatan menyampaikan kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik yang dinilai penting bagi wilayah masing-masing.
Sarkawi mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan menghimpun masukan langsung sebagai bahan penyusunan program pemerintah daerah tahun mendatang.
“Pertemuan ini dimaksudkan untuk mendengar secara langsung berbagai masukan terkait rencana program yang akan dilaksanakan pada APBD tahun 2027,” kata Sarkawi.
Menurutnya, penyusunan anggaran perlu mempertimbangkan kondisi lapangan agar program yang dirancang sesuai kebutuhan masyarakat, bukan sekadar memenuhi perencanaan administratif.
Pembahasan APBD Dijadwalkan November
Sarkawi mengungkapkan, proses penyusunan APBD Luwu Timur tahun anggaran 2027 dijadwalkan mulai pada minggu pertama November.
Karena itu, aspirasi dari Burau dan Wotu diharapkan menjadi bahan pertimbangan sebelum pembahasan anggaran memasuki tahapan selanjutnya.
Masukan masyarakat tersebut dapat membantu pemerintah daerah mengidentifikasi kebutuhan prioritas, sekaligus menyelaraskan rencana pembangunan dengan kondisi setiap kecamatan.
Namun, usulan yang dihimpun tetap perlu melalui proses pembahasan dan penyesuaian berdasarkan prioritas serta kemampuan keuangan daerah.(kin)



