JAEJA.ID – Tim sepak bola putra Luwu Timur mengawali perjuangan Porprov XVIII Sulawesi Selatan 2026 dengan hasil imbang tanpa gol.
Menghadapi juara bertahan Kota Makassar, Laskar Batara Guru bermain 0-0 di Lapangan Tokaseng, Kabupaten Bone, Kamis (5/11/2026).
Pelatih Luwu Timur, Eric Saputra, mengaku cukup puas meski sebelumnya menargetkan kemenangan dan tambahan tiga poin.
“Hasil imbang ini patut disyukuri karena anak-anak mampu mencuri poin dari tim sekelas Kota Makassar,” ujar Eric.
Apalagi, kondisi lapangan yang kurang representatif menjadi salah satu tantangan selama pertandingan berlangsung.
Secara keseluruhan, Eric menilai Rey dan kawan-kawan mampu mengimbangi permainan tim Kota Daeng sepanjang pertandingan.
Namun, menjelang akhir babak pertama, Luwu Timur sempat kesulitan keluar dari tekanan para pemain Makassar.
Perubahan Formasi Mengubah Permainan
Memasuki babak kedua, Eric melakukan perubahan strategi dengan mengubah formasi dari 4-3-3 menjadi 3-5-2.
Perubahan tersebut bertujuan memperkuat lini tengah sekaligus mengimbangi dominasi permainan Kota Makassar.
Strategi itu cukup berhasil membuat Fauzan dan rekan-rekannya keluar dari tekanan lawan.
Bahkan, Luwu Timur mampu menciptakan setidaknya dua peluang emas untuk memecah kebuntuan. Sayangnya gagal berbuah gol.
Hingga peluit panjang dibunyikan, kedua tim gagal mencetak gol dan harus puas berbagi poin.
Selanjutnya, Luwu Timur akan menghadapi Kabupaten Gowa pada pertandingan kedua, Jumat (6/11/2026) pukul 16.00 WIB.
Eric berharap anak asuhnya tetap bermain agresif, terlebih mereka semakin mengenal kondisi lapangan pertandingan.
“Mudah-mudahan bisa meraih kemenangan sekaligus memperbesar peluang lolos ke babak delapan besar,” harapnya.
Pada Porprov Sulsel 2026, Luwu Timur tergabung di Grup D bersama Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros.
Setelah menghadapi Gowa, Laskar Batara Guru dijadwalkan menutup pertandingan penyisihan grup melawan Maros, Minggu (8/11/2026) mendatang.(kin)


