Jaeja.id
Sabtu, 18 April 2026
  • News
  • Edukasi
  • Historia
  • Cek Fakta
  • Kolom
  • Arena
No Result
View All Result
  • News
  • Edukasi
  • Historia
  • Cek Fakta
  • Kolom
  • Arena
No Result
View All Result
Jaeja.id
No Result
View All Result
Home News Pemkab Luwu Timur

Pemkab Lutim Perketat Verifikasi Peserta, Batas Usia Jadi Kendala namun Perlindungan Sosial Tetap Diperluas

adminsuper by adminsuper
30 Oktober, 2025
in Pemkab Luwu Timur
0 0
0
Pemkab Lutim Perketat Verifikasi Peserta, Batas Usia Jadi Kendala namun Perlindungan Sosial Tetap Diperluas
Share on FacebookShare on XShare on Whatsapp

JAEJA.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus memperkuat komitmennya dalam melindungi pekerja rentan melalui Program 100 Tenaga Kerja per Desa. Memasuki tahun 2026, program ini siap diperluas, meski verifikasi ketat terutama terkait batas usia pendaftar masih menjadi tantangan utama di sejumlah desa.

Hal tersebut disampaikan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, saat memimpin rapat fasilitasi Program 100 Tenaga Kerja per Desa bersama Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) serta BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) di Ruang Rapat Pimpinan, Kamis (30/10/2025). Program ini merupakan implementasi Peraturan Bupati Nomor 11 Tahun 2025 tentang jaminan perlindungan sosial.

Bupati Irwan menegaskan bahwa perluasan program akan selaras dengan program Garda Sehat, termasuk keterlibatan petugas keagamaan yang mulai 2026 akan diwajibkan terdaftar sebagai peserta BPJamsostek. “Tahun depan, program 100 orang per desa akan bertambah karena masuk dalam program Garda Sehat, termasuk penambahan petugas keagamaan,” ujarnya.

Namun, ia mengingatkan bahwa ketentuan teknis tetap harus dipatuhi. Desa dengan jumlah penduduk kurang dari 100 orang tetap dapat berpartisipasi, selama desa lainnya dengan populasi lebih besar mampu memenuhi kuota sesuai aturan. “Yang penting sesuai ketentuan program, tidak harus kaku pada angka 100 per desa,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Distransnaker Lutim, Kamal Rasyid, memaparkan bahwa batas usia dalam proses pendaftaran menjadi salah satu kendala utama. Banyak calon peserta yang tidak lolos verifikasi karena berada di luar rentang usia yang ditetapkan BPJamsostek. Meski begitu, pihaknya terus berupaya memastikan seluruh desa dapat menjaring calon penerima manfaat secara tepat sasaran.

Kamal juga membeberkan capaian desa-desa dalam memenuhi kuota peserta. Berdasarkan data rekapan, desa dengan peserta terbanyak adalah Laro (383), Benteng (380), Puncak Indah (239), Bangun Jawa (205), dan Mandiri (188). Disusul Wowundula (185), Baruga (181), Maleku (166), Tokalimbo (163), dan Parumpanai (146).

Mayoritas penerima manfaat berasal dari kelompok pekerja rentan seperti petani, pekebun, ibu rumah tangga, dan pelaku usaha kecil dengan penghasilan tidak tetap. “Program ini diharapkan berjalan merata di seluruh wilayah Kabupaten Luwu Timur sebagai bukti komitmen kuat pemerintah daerah dalam melindungi pekerja rentan,” harap Kamal.

Dalam rapat tersebut hadir pula Kabid HI Distransnaker, A. Abdul Rasyid; Kabid Pemberdayaan Distransnaker, Hariyadi Hamid; serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Luwu Timur, Rahmatiah beserta jajaran. Kehadiran mereka menegaskan bahwa perluasan program ini bukan hanya administratif, tetapi juga melibatkan penguatan koordinasi lintas lembaga.

Dengan semakin ketatnya verifikasi namun perluasan cakupan yang terus didorong, Pemkab Luwu Timur memastikan bahwa perlindungan sosial melalui BPJamsostek tidak hanya menjadi program, tetapi gerakan nyata untuk menekan kerentanan pekerja dari desa hingga perkotaan.

Tags: BPJS KetenagakerjaanDisnakertranspemkab luwu timur
Previous Post

Pemkab Lutim Salurkan Kartu Lutim Pintar, Ribuan Mahasiswa Terima Beasiswa Pendidikan

Next Post

Bupati Lutim Sambut Tim Penilai Adipura, Komitmen “Zero Waste” Jadi Sorotan

Next Post
Bupati Lutim Sambut Tim Penilai Adipura, Komitmen “Zero Waste” Jadi Sorotan

Bupati Lutim Sambut Tim Penilai Adipura, Komitmen “Zero Waste” Jadi Sorotan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERPOPULER

  • Atlet taekwondo Luwu Timur meraih prestasi gemilang di babak kualifikasi Porprov Sulsel 2026, di GOR Sudiang Makassar, 28-30 November 2025. Foto: IST

    22 Atlet Taekwondo Lutim Lolos Porprov Sulsel 2026, Ini Daftar Namanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 3 Peringatan Keras Bupati Irwan Buat CPNS dan PPPK yang Baru Terima SK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Luwu Timur Percepat Penyerahan SK CPNS dan PPPK 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Link Live Streaming Perslutim vs Luwu Utara, Beberapa Saat Lagi Kick Off

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Mulai TC, PSSI Luwu Timur Agendakan 4 Kali Uji Coba Sebelum Tampil di Pra Porprov Sulsel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent Posts

  • PT Vale Target Proyek Sorlim Rampung 2027, Hilirisasi Nikel Perkuat Posisi Indonesia di Panggung Global
  • Ribuan Anak Luwu Timur Terbantu Beasiswa PT Vale Sejak 2006
  • Kontribusi Pajak PT Vale Dorong PAD, Raih Penghargaan dari Pemprov Sulteng
  • Pulihkan Ekosistem, Vale Reklamasi 50 Persen Lahan Pascatambang
  • PT Vale Buka Program Kerja Praktik 2026, Peluang Emas Mahasiswa

Recent Comments

  1. Hasil Survei Pilkada Luwu Timur September 2024: Petahana Lemah di Semua Segmen - Jaeja.id mengenai 4 Siswi SDN 169 Bayondo Raih 4 Medali di Turnamen Taekwondo Antar Pelajar se-Luwu Raya
  2. 4 Siswi SDN 169 Bayondo Raih 4 Medali di Turnamen Taekwondo Antar Pelajar se-Luwu Raya - Jaeja.id mengenai Demi Pemerataan Pembangunan di Luwu Timur, IBAS-Puspa Programkan Rp2 Miliar per Desa
Jaeja.id

© 2024 JAEJA.ID

JAEJA.ID - Jurnal Edukasi dan Sejarah

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Edukasi
  • Historia
  • Cek Fakta
  • Kolom
  • Arena

© 2024 JAEJA.ID