Program ini mendapat apresiasi luas dari para orang tua yang merasa terbantu dengan pengurangan beban biaya pendidikan anak.
BACA JUGA: Luwu Timur Jadi Contoh Keterbukaan Informasi Publik di Sulsel
3. Beasiswa Mahasiswa Naik, Kini Mulai Semester Awal
Bupati Irwan juga mengumumkan peningkatan nilai bantuan beasiswa pendidikan untuk mahasiswa asal Luwu Timur.
Bila sebelumnya mahasiswa menerima Rp2 juta per semester (Rp4 juta per tahun), mulai 2025 jumlah tersebut naik menjadi Rp3 juta per semester atau Rp6 juta per tahun.
“Beasiswa ini juga akan kami berikan sejak mahasiswa masuk kuliah, tidak hanya dari semester 3 hingga 8,” tegas Irwan.
Lebih lanjut, Ibas memastikan bahwa syarat dapat beasiswa akan lebih sederhana agar semakin banyak pelajar Luwu Timur yang bisa lanjut kuliah.
Namun, Irwan juga memberikan peringatan keras bagi penerima beasiswa yang melanggar norma hukum dan etika.
“Jika terbukti terlibat narkoba, maka beasiswa akan dihentikan dan wajib dikembalikan,” tegasnya.
Sanksi juga berlaku bagi mahasiswa yang menikah selama masa studi.
BACA JUGA: Pemkab Luwu Timur Percepat Penyerahan SK CPNS dan PPPK 2024
“Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa fokus menyelesaikan pendidikannya dengan baik,” tambahnya.
Ketiga inisiatif tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur di bawah kepemimpinan Bupati Irwan Bachri Syam dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan pelaku pendidikan di wilayahnya.
Dengan kebijakan pengurangan jam kerja, dukungan seragam gratis lewat Kartu Pintar, serta beasiswa yang lebih besar dan merata, pemerintah daerah berharap dapat menciptakan iklim pendidikan yang lebih ramah dan berpihak pada semua lapisan masyarakat.
Berbagai program ini pun menjadi kado spesial bagi dunia pendidikan di Luwu Timur dalam momentum Hardiknas 2025.(kin)



