JAEJA.ID – Harapan besar tengah tumbuh di Luwu Timur. Rencana beroperasinya PT Industri Hualy Industri Park (IHIP) pada 2026 membawa angin segar bagi dunia kerja daerah.
Perusahaan tersebut digadang-gadang menjadi salah satu kawasan industri terbesar yang akan menyerap ribuan tenaga kerja di tahap awal pembangunannya.
Anggota Komisi III DPRD Luwu Timur, Muhammad Iwan, menegaskan agar kehadiran PT IHIP benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat lokal, bukan hanya investor luar.
“Kita ingin 70 persen pekerja berasal dari Luwu Timur. Sisanya bisa diisi tenaga dari luar sesuai kebutuhan keahlian,” ujar Iwan, Kamis (9/10/2025).
BACA JUGA: Inilah 4 Poin Penting Hasil RDP Komisi II dengan Dinas Pertanian Soal Sarpras Petani Sawit
Menurutnya, pembangunan infrastruktur industri yang direncanakan mulai 2026 akan membutuhkan banyak tenaga kerja dengan berbagai tingkat keterampilan. Ini menjadi peluang besar bagi warga setempat.
Informasi yang diterima menyebutkan, PT IHIP akan membuka sekitar seribu lowongan kerja pada tahap awal. Posisi yang tersedia meliputi operator dan helper di berbagai lini proyek.
Bagi DPRD, angka itu bukan sekadar statistik. Iwan menilai, keterlibatan masyarakat lokal akan menciptakan perputaran ekonomi nyata di wilayah Luwu Timur.
“Ketika masyarakat kita ikut bekerja, otomatis ekonomi bergerak. Belanja lokal meningkat, usaha kecil hidup kembali,” katanya optimis.
Ia juga menyoroti kesiapan tenaga kerja lokal yang kini semakin kompeten berkat pelatihan dan program peningkatan keterampilan dari pemerintah daerah dan pihak swasta.
BACA JUGA: Wahidin Wahid Tegaskan Komitmen Kawal Pupuk Bersubsidi, Dorong Pemanfaatan Pupuk Organik
“Potensi SDM kita sudah bagus. Tinggal bagaimana perusahaan benar-benar memberi ruang bagi mereka untuk ikut berperan,” tambahnya.
Lebih jauh, Iwan berharap kehadiran PT IHIP tidak berhenti pada aspek industri saja. Ia ingin proyek ini menjadi penggerak ekonomi yang berkelanjutan dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
“Kalau dikelola dengan baik, industri ini bisa jadi titik balik ekonomi Luwu Timur. Bukan hanya pabrik, tapi pusat pertumbuhan baru,” tutupnya.(kin)



