JAEJA.id – Perubahan besar tak selalu datang dari proyek raksasa. Di Desa Ranteangin, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, langkah kecil berupa bantuan alat mesin pertanian justru membawa harapan baru bagi para petani.
PT Mahalona Mandiri Perkasa (MMP), mitra dari PT Vale Indonesia, menyalurkan bantuan hand traktor rotary kepada Kelompok Tani Jaya, Kamis (26/03/2026).
Bantuan ini menjadi jawaban atas kebutuhan petani yang selama ini menginginkan modernisasi alat kerja di sawah.
Direktur Utama PT MMP, Raja Habib Lutfi, menegaskan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar program rutin, melainkan bentuk nyata mendengar suara masyarakat.
“Ini merupakan aspirasi dari Kelompok Tani Jaya di Desa Ranteangin yang menginginkan alat pertanian modern berupa traktor. Aspirasi ini kami realisasikan melalui program CSR PT MMP,” ujarnya.
Efisiensi Naik, Biaya Turun
Selama ini, sebagian petani masih mengandalkan cara konvensional dalam mengolah lahan.
Proses yang memakan waktu dan tenaga besar seringkali berdampak pada rendahnya efisiensi produksi.
Dengan hadirnya hand traktor rotary, pola kerja tersebut mulai berubah.
Pengolahan lahan menjadi lebih cepat, tenaga kerja lebih hemat, dan biaya produksi bisa ditekan.
Ketua Kelompok Tani Jaya, Marlang, mengaku bantuan ini akan sangat membantu aktivitas pertanian sehari-hari.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Dengan adanya hand traktor, proses pengolahan lahan menjadi lebih cepat dan biaya produksi bisa ditekan,” katanya.
Lebih dari sekadar alat, bantuan ini juga membuka peluang peningkatan hasil panen.
Produktivitas yang meningkat diharapkan berdampak langsung pada kesejahteraan petani.
Di sisi lain, PT MMP melihat program ini sebagai bagian dari kontribusi lebih luas terhadap ketahanan pangan.
Peningkatan produksi di tingkat desa dinilai memiliki efek berantai, tidak hanya untuk Luwu Timur, tetapi juga dalam mendukung swasembada pangan nasional.
Raja Habib Lutfi juga menyampaikan bahwa keberlanjutan program ini tidak lepas dari dukungan PT Vale Indonesia, yang selama ini memberi kepercayaan kepada MMP sebagai kontraktor lokal di kawasan Danau Towuti.



