Meski sempat diwarnai protes dari sejumlah warga, situasi di lapangan dapat dikendalikan melalui pendekatan persuasif.
“Jangan dulu mulai, ini masih ada yang keberatan,” teriak salah satu warga saat proses awal berlangsung.
Namun, aktivitas kembali kondusif setelah sebagian besar masyarakat yang sebelumnya menggarap lahan telah menyetujui nilai kerohiman.
Pemerintah daerah berharap proyek ini tidak hanya menjadi investasi besar, tetapi juga mampu menciptakan pemerataan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(kin)
Page 2 of 2



