JAEJA.id – Ketika investor mulai menghitung risiko, keamanan menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum modal ditanamkan.
Pandangan itu disampaikan Ketua Fraksi Gerakan Persatuan Rakyat (GPR) DPRD Luwu Timur, Sarkawi A Hamid.
Ia menyampaikan hal tersebut usai menghadiri peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema Polri untuk Masyarakat, Rabu (01/07/2026).
Bagi Sarkawi, keamanan bukan sekadar persoalan ketertiban, tetapi bagian penting dari masa depan pembangunan daerah.
Situasi yang stabil dapat menciptakan rasa percaya bagi investor untuk mengembangkan usaha di Luwu Timur.
Dari kepercayaan tersebut, aktivitas ekonomi berpeluang tumbuh dan membuka lebih banyak kesempatan kerja masyarakat.
Pembangunan pun dinilai dapat bergerak lebih cepat ketika iklim daerah tetap aman dan terkendali.
Keamanan dan Investasi Saling Menguatkan
Sarkawi menilai hubungan keamanan dengan investasi berjalan beriringan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
“Keamanan yang kondusif menjadi modal utama menciptakan iklim investasi yang sehat,” ujar Sarkawi, Rabu (1/7/2026).
Ia juga mengajak masyarakat mendukung profesionalisme Polri dalam menjaga ketertiban serta memberikan pelayanan kepada publik.
Menurutnya, keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, masyarakat didorong memperkuat kepedulian lingkungan, menjaga persatuan, dan membangun komunikasi yang sehat.
Sarkawi berharap peringatan Hari Bhayangkara tidak berhenti sebagai seremoni tahunan tanpa dampak nyata.
Momentum tersebut diharapkan memperkuat kebersamaan masyarakat dalam menjaga stabilitas dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(kin)



