JAEJA.id – Laporan anggaran tidak selalu cukup dibaca dari balik meja ketika realisasi pembangunan harus dilihat langsung.
Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur Jihadin Peruge memilih turun bersama anggota legislative dari Dapil IV: Mangkutana, Tomoni dan Tomoni Timur.
Kunjungan tersebut berlangsung di Kecamatan Tomoni pada Rabu, 1 Juli 2026.
Agenda itu menjadi bagian pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Pertemuan berlangsung di Kantor Camat Tomoni dengan melibatkan unsur pemerintahan dan masyarakat setempat.
Camat Tomoni, Camat Tomoni Timur, kepala desa, BPD, tokoh masyarakat, serta perwakilan OPD hadir.
Bagi Jihadin, monitoring langsung membantu DPRD memahami kebutuhan masyarakat secara lebih nyata dan menyeluruh.
“Monitoring ini bagian penting fungsi pengawasan DPRD sekaligus menyerap masukan masyarakat,” ujar Jihadin.
Menimbang Laporan dengan Kondisi Lapangan
Selain berdialog, rombongan DPRD meninjau sejumlah hasil pembangunan di wilayah Kecamatan Tomoni.
Langkah tersebut memungkinkan legislatif membandingkan laporan program dengan kondisi pembangunan yang terlihat langsung.
Jihadin menilai sinergi antarlembaga menjadi fondasi penting untuk menghadirkan pembangunan tepat sasaran.
Ia mengajak pemerintah daerah, kecamatan, desa, dan masyarakat memperkuat komunikasi dalam setiap proses pembangunan.
“Sinergi seluruh pihak menjadi kunci mewujudkan pembangunan tepat sasaran dan berkelanjutan,” katanya.
Seluruh hasil monitoring kemudian dirangkum sebagai bahan pembahasan Ranperda sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah.(kin)



