Jaeja.id
Selasa, 4 Agustus 2026
  • News
  • Edukasi
  • Historia
  • Cek Fakta
  • Kolom
  • Arena
No Result
View All Result
  • News
  • Edukasi
  • Historia
  • Cek Fakta
  • Kolom
  • Arena
No Result
View All Result
Jaeja.id
No Result
View All Result
Home News

Luwu Timur Punya PSN, Darwis Harap Polemik Laoli Tak Ganggu Perjuangan DOB

adminsuper by adminsuper
2 Agustus, 2026
in News
0 0
0
Ketua Badan Pekerja Pembentukan Daerah Otonomi Baru (BPP DOB) Provinsi Luwu Raya, Darwis Ismail. Foto: IG darwisismail.st.mma

Ketua Badan Pekerja Pembentukan Daerah Otonomi Baru (BPP DOB) Provinsi Luwu Raya, Darwis Ismail. Foto: IG darwisismail.st.mma

Share on FacebookShare on XShare on Whatsapp

JAEJA.id – Ketua Badan Pekerja Pembentukan Daerah Otonomi Baru (BPP DOB) Provinsi Luwu Raya, Darwis Ismail, menilai keberadaan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kabupaten Luwu Timur menjadi salah satu potensi yang dapat memperkuat peluang Luwu Raya, apabila pemerintah pusat membuka kembali moratorium pembentukan daerah otonomi baru (DOB).

Menurut Darwis, informasi yang berkembang menunjukkan bahwa jika moratorium dicabut, pemerintah kemungkinan tidak langsung membuka seluruh usulan pemekaran daerah.

Sebaliknya, akan ada skala prioritas, dan salah satu pertimbangannya adalah daerah yang memiliki proyek strategis nasional yang sedang berjalan.

“Kalau ke depan moratorium dicabut, ada kemungkinan tidak langsung dibuka semuanya, tetapi terbatas. Salah satu pertimbangannya adalah daerah yang ada PSN-nya. Nah, di Luwu Timur ada PSN. Itu menjadi potensi besar bagi Luwu Raya untuk menjadi daerah prioritas,” kata Darwis saat dihubungi melalui telepon, Minggu (2/8/2026).

Karena itu, ia berharap polemik terkait pengosongan lahan PSN di Laoli, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan yang justru dapat menghambat iklim pembangunan maupun perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Menurut Darwis, seluruh pihak perlu mengedepankan dialog dan komunikasi agar persoalan dapat diselesaikan tanpa merugikan masyarakat maupun mengganggu kelangsungan proyek strategis nasional.

“Sebaiknya semua pihak menahan diri. Jangan terpancing dan jangan terprovokasi. Pemda harus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat karena tidak ada masyarakat yang ingin dirugikan,” ujarnya.

Ia menegaskan pembangunan memang penting untuk mendorong kemajuan daerah, tetapi pelaksanaannya juga harus tetap memperhatikan hak-hak masyarakat terdampak.

“Tidak ada masyarakat yang mau rugi. Karena itu harus diatur baik-baik supaya semua pihak saling memahami bahwa proyek itu juga untuk kepentingan daerah. Tapi rakyat juga harus dicarikan solusi terbaik,” katanya.

Darwis juga meminta Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan DPRD lebih proaktif menjembatani komunikasi antara masyarakat, perusahaan, dan seluruh pemangku kepentingan.

Page 1 of 2
12Next
Tags: BPP DOB Provinsi Luwu RayaDarwis Ismailpemkab luwu timurprovinsi luwu rayasejarah lahan laoli
Previous Post

Tokoh Pemuda Lampia Sebut LBH Provokator, Bikin Lambat PSN di Lutim

Next Post

Benarkah Petani Mulai Menggarap Lahan Laoli Sejak 1998? Simak Sejarahnya

Next Post
Lahan Pemkab Luwu Timur di Dusun Laoli yang akan dijadikan kawasan PSN.

Benarkah Petani Mulai Menggarap Lahan Laoli Sejak 1998? Simak Sejarahnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERPOPULER

  • Rapat panitia turnamen domino Bupati Luwu Timur Cup 2026, di Gardu Teduh, Malili, Selasa (02/06/2026). Foto: Jaeja.id

    Terbesar di Sulsel, Bupati Lutim Cup Domino 2026 Siapkan Hadiah Rp400 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 22 Atlet Taekwondo Lutim Lolos Porprov Sulsel 2026, Ini Daftar Namanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 3 Peringatan Keras Bupati Irwan Buat CPNS dan PPPK yang Baru Terima SK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Piala Soeratin U13: Bocah Wasuponda Hattrick, Perslutim Pecundangi Makassar City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Luwu Timur Percepat Penyerahan SK CPNS dan PPPK 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent Posts

  • Benarkah Petani Mulai Menggarap Lahan Laoli Sejak 1998? Simak Sejarahnya
  • Luwu Timur Punya PSN, Darwis Harap Polemik Laoli Tak Ganggu Perjuangan DOB
  • Tokoh Pemuda Lampia Sebut LBH Provokator, Bikin Lambat PSN di Lutim
  • Menilik Perkembangan Isu Pengosongan Lahan Laoli, dari Protes Santunan hingga Penolakan PSN
  • Di Balik Pengosongan Lahan Laoli, Ketika Petugas Memilih Palu Ketimbang Alat Berat

Recent Comments

  1. Hasil Survei Pilkada Luwu Timur September 2024: Petahana Lemah di Semua Segmen - Jaeja.id mengenai 4 Siswi SDN 169 Bayondo Raih 4 Medali di Turnamen Taekwondo Antar Pelajar se-Luwu Raya
  2. 4 Siswi SDN 169 Bayondo Raih 4 Medali di Turnamen Taekwondo Antar Pelajar se-Luwu Raya - Jaeja.id mengenai Demi Pemerataan Pembangunan di Luwu Timur, IBAS-Puspa Programkan Rp2 Miliar per Desa
Jaeja.id

© 2024 JAEJA.ID

JAEJA.ID - Jurnal Edukasi dan Sejarah

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Edukasi
  • Historia
  • Cek Fakta
  • Kolom
  • Arena

© 2024 JAEJA.ID