Jaeja.id
Jumat, 31 Juli 2026
  • News
  • Edukasi
  • Historia
  • Cek Fakta
  • Kolom
  • Arena
No Result
View All Result
  • News
  • Edukasi
  • Historia
  • Cek Fakta
  • Kolom
  • Arena
No Result
View All Result
Jaeja.id
No Result
View All Result
Home News

Menilik Perkembangan Isu Pengosongan Lahan Laoli, dari Protes Santunan hingga Penolakan PSN

adminsuper by adminsuper
31 Juli, 2026
in News
0 0
0
Pembongkaran rumah petani yang mengelola aset Pemkab Luwu Timur di Laoli Desa Harapan, Kecamatan Malili, Kamis (30/07/2026). foto: jaeja.id

Pembongkaran rumah petani yang mengelola aset Pemkab Luwu Timur di Laoli Desa Harapan, Kecamatan Malili, Kamis (30/07/2026). foto: jaeja.id

Share on FacebookShare on XShare on Whatsapp

JAEJA.id – Dalam dinamika pengosongan lahan di Laoli, Desa Harapan, menarik untuk mencermati adanya pergeseran isu di ruang publik yang berubah seiring waktu.

Sejak awal rencana proyek strategis nasional di lahan aset Pemkab Luwu Timur, sejumlah warga yang sudah lama bermukim menuntut ganti rugi lahan.

Hal yang tidak mungkin dilakukan Pemkab Luwu Timur mengingat lahan tersebut adalah aset pemda.

Lahan itu tercatat dalam Sertipikat Nomor Induk Bidang (NIB) 20.26.000001429.0 dan berasal dari kompensasi pengganti kawasan hutan yang digunakan PT Inco Tbk, yang kini bernama PT Vale Indonesia Tbk, saat membangun PLTA Karebbe.

Meski demikian pemerintah berinisiatif memberikan santunan sebagai pengganti nilai tanaman petani.

Santunan Pengganti Tanaman

Pada awal proses, pembahasan publik lebih banyak berfokus pada besaran santunan tanaman bagi warga yang mengelola lahan.

Pemerintah menetapkan nilai santunan berdasarkan hasil penilaian independen oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

Dari 116 warga yang terdata, sebanyak 86 warga menerima santunan yang ditetapkan KJPP, sementara 30 warga belum menerima karena menganggap nilai santunan belum sesuai harapan.

Untuk melindungi hak warga yang menolak tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menitipkan dana konsinyasi sekitar Rp5 miliar di Pengadilan Negeri Malili.

Meski demikian penolakan 30 warga itu diframing bahwa pemerintah tidak memerhatikan hak-hak petani.

Muncul Isu Dugaan Pelanggaran HAM

Menjelang dan setelah pelaksanaan pengosongan lahan, perhatian publik bergeser pada dugaan pelanggaran hak asasi manusia.

Pemberitaan dan diskusi di berbagai media lebih banyak menyoroti aspek kemanusiaan dalam proses pengosongan.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyatakan bahwa pembongkaran dilakukan setelah melalui ditempuh tahapan sesuai ketentuan yang berlaku serta melibatkan aparat keamanan untuk menjaga ketertiban.

Pemerintah juga menyampaikan telah menyiapkan langkah-langkah penanganan pasca-pengosongan, seperti penyediaan rumah kontrakan sementara dan bantuan pemindahan barang milik warga yang masih layak digunakan.

Page 1 of 2
12Next
Tags: lahan PSN laolipemkab luwu timurProyek Strategis NasionalPT IHIP
Previous Post

Di Balik Pengosongan Lahan Laoli, Ketika Petugas Memilih Palu Ketimbang Alat Berat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERPOPULER

  • Rapat panitia turnamen domino Bupati Luwu Timur Cup 2026, di Gardu Teduh, Malili, Selasa (02/06/2026). Foto: Jaeja.id

    Terbesar di Sulsel, Bupati Lutim Cup Domino 2026 Siapkan Hadiah Rp400 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 22 Atlet Taekwondo Lutim Lolos Porprov Sulsel 2026, Ini Daftar Namanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 3 Peringatan Keras Bupati Irwan Buat CPNS dan PPPK yang Baru Terima SK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Piala Soeratin U13: Bocah Wasuponda Hattrick, Perslutim Pecundangi Makassar City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Luwu Timur Percepat Penyerahan SK CPNS dan PPPK 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent Posts

  • Menilik Perkembangan Isu Pengosongan Lahan Laoli, dari Protes Santunan hingga Penolakan PSN
  • Di Balik Pengosongan Lahan Laoli, Ketika Petugas Memilih Palu Ketimbang Alat Berat
  • Aksi Warga Saat Pengosongan Lahan Laoli: Lukai Petugas, Siram Air Panas dan Larutan Cabai
  • Pengosongan Lahan PSN Laoli Berjalan Lancar, Warga Akhirnya Terima Pembongkaran
  • Soal Lahan PSN Laoli, Pemkab Luwu Timur: Mayoritas Warga Sudah Menerima Santunan

Recent Comments

  1. Hasil Survei Pilkada Luwu Timur September 2024: Petahana Lemah di Semua Segmen - Jaeja.id mengenai 4 Siswi SDN 169 Bayondo Raih 4 Medali di Turnamen Taekwondo Antar Pelajar se-Luwu Raya
  2. 4 Siswi SDN 169 Bayondo Raih 4 Medali di Turnamen Taekwondo Antar Pelajar se-Luwu Raya - Jaeja.id mengenai Demi Pemerataan Pembangunan di Luwu Timur, IBAS-Puspa Programkan Rp2 Miliar per Desa
Jaeja.id

© 2024 JAEJA.ID

JAEJA.ID - Jurnal Edukasi dan Sejarah

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Edukasi
  • Historia
  • Cek Fakta
  • Kolom
  • Arena

© 2024 JAEJA.ID