Selain itu, masyarakat mengusulkan pembangunan jalan paving block sepanjang sekitar 200 meter yang menghubungkan Lorong 2 dengan Lorong 3.
Pengaspalan sejumlah titik jalan, termasuk akses di sekitar fasilitas PDAM, juga menjadi permintaan warga.
Perwakilan Dinas PUPR Luwu Timur yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan adanya rencana program multiyears yang akan menyasar Desa Puncak Indah.
“Akan ada program multiyears. Anggarannya tidak main-main, sampai Rp750 miliar untuk masa waktu kegiatan selama tiga tahun,” ujarnya.
Mahading mengatakan kebutuhan infrastruktur jalan memang menjadi aspirasi yang berulang dalam setiap reses. Namun, ia menilai usulan tersebut relevan karena Desa Puncak Indah merupakan salah satu kawasan yang menjadi pusat aktivitas pemerintahan daerah.
“Puncak Indah menjadi basis area pemerintahan kita. Jadi tentu, cukup penting untuk merealisasikan usulan bapak-ibu,” katanya.
Ia berharap aspirasi masyarakat dapat dipertimbangkan dalam penyusunan program pembangunan 2027. Mahading juga menyampaikan harapan agar perbaikan jalan di sejumlah lorong dapat segera direalisasikan.
“Semua Lorong 1 sampai Lorong 7 akan diaspal,” tegasnya.
Bagi Mahading, arah kebijakan anggaran dan pembangunan harus berjalan beriringan. APBD tidak hanya harus mampu membiayai jalannya pemerintahan, tetapi juga memastikan kebutuhan masyarakat mendapat porsi yang cukup dalam pembangunan daerah.



