Jaeja.id
Selasa, 3 November 2026
  • News
  • Edukasi
  • Historia
  • Cek Fakta
  • Kolom
  • Arena
No Result
View All Result
  • News
  • Edukasi
  • Historia
  • Cek Fakta
  • Kolom
  • Arena
No Result
View All Result
Jaeja.id
No Result
View All Result
Home News

Besok Warga Luwu Timur Serentak Shalat Istisqa, Simak Tata Caranya

adminsuper by adminsuper
18 September, 2026
in News
0 0
0
Bupati Luwu Timur mengimbau Shalat Istisqa serentak pada Sabtu, 19 September 2026 untuk memohon hujan di tengah kondisi kemarau.

Bupati Luwu Timur mengimbau Shalat Istisqa serentak pada Sabtu, 19 September 2026 untuk memohon hujan di tengah kondisi kemarau.

Share on FacebookShare on XShare on Whatsapp

JAEJA.id – Kemarau berkepanjangan membuat umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, istighfar, serta melaksanakan shalat istisqa bersama.

Hal itu pula yang membuat Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam mengajak warganya untuk melaksanakan Shalat Istisqa serentak pada Sabtu (19/09/2026), usai Shalat Dhuhur.

Shalat istisqa merupakan ibadah sunnah dua rakaat untuk memohon pertolongan Allah SWT melalui turunnya hujan.

Ibadah tersebut umumnya dilaksanakan berjamaah di tanah lapang, tanpa didahului azan ataupun iqamah.

Namun demikian, shalat di dalam masjid tetap sah sepenuhnya dan tidak mengurangi nilai ibadah Anda di hadapan Allah SWT.

Sebelum pelaksanaan, umat dianjurkan bertaubat, memperbanyak istighfar, bersedekah, serta menyelesaikan berbagai perselisihan.

Sebagian ulama juga menganjurkan masyarakat berpuasa tiga hari sebelum melaksanakan shalat istisqa bersama.

Tata Cara Shalat Istisqa

Pelaksanaan dimulai dengan niat, kemudian imam melakukan takbir tambahan sebanyak tujuh kali pada rakaat pertama.

Setiap takbir tambahan dapat diselingi bacaan tasbih, kemudian imam membaca Al-Fatihah dan surah secara jahr.

Pada rakaat kedua, imam melakukan lima takbir tambahan sebelum membaca Al-Fatihah dan surah pilihan.

Setelah itu, seluruh rangkaian rukuk, sujud, duduk, hingga salam dilakukan sebagaimana pelaksanaan shalat lainnya.

Usai shalat, khatib menyampaikan dua khutbah yang berisi nasihat, istighfar, permohonan ampun, serta doa hujan.

Dalam khutbah kedua, khatib menghadap kiblat kemudian membalik posisi selendang sebagai simbol perubahan keadaan menuju kebaikan.

Saat berdoa, jamaah dianjurkan mengangkat tangan tinggi sambil memohon hujan yang membawa manfaat.

Salah satu doa yang dapat dipanjatkan berbunyi, “Allahumma aghitsna, Allahumma aghitsna, Allahumma aghitsna.”

Doa tersebut bermakna, “Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami, Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami.”

Selain itu, umat dianjurkan memohon hujan sebagai rahmat, bukan bencana, kerusakan, maupun musibah bagi masyarakat.

Sunnah Membalik Jubah atau Pakaian

Pembalikan jubah oleh imam Masjidil Haram ketika shalat istisqa menarik perhatian umat Muslim di berbagai negara.

Dalam sejumlah tayangan resmi Haramain, imam terlihat mengubah posisi jubah ketika menyampaikan khutbah istisqa.

Praktik tersebut merupakan bagian dari sunnah Nabi Muhammad SAW ketika melaksanakan shalat istisqa berjamaah.

Berdasarkan riwayat hadis sahih, Rasulullah SAW pernah membalikkan pakaian ketika memimpin shalat istisqa.

Tindakan tersebut dilakukan ketika khutbah berlangsung, bukan saat imam sedang mengerjakan rangkaian gerakan shalat.

Para ulama kemudian meneruskan sunnah tersebut sebagai bagian dari tata cara pelaksanaan shalat istisqa.

Membalik jubah atau pakaian menjadi simbol harapan agar keadaan sulit berubah menuju kondisi penuh keberkahan.

Gerakan tersebut juga menggambarkan sikap rendah hati sekaligus keyakinan terhadap pertolongan Allah SWT.

Karena itu, praktik membalik pakaian masih dilakukan sejumlah imam, termasuk ketika shalat istisqa di Masjidil Haram.

Meski memiliki dasar sunnah, membalik jubah bukan termasuk syarat sah dalam pelaksanaan shalat istisqa.

Artinya, shalat istisqa tetap sah meskipun imam atau jamaah tidak melakukan pembalikan pakaian tersebut.

Praktik tersebut lebih tepat dipahami sebagai sunnah yang memiliki makna simbolis dalam pelaksanaan ibadah istisqa.

Shalat istisqa menjadi ikhtiar spiritual sekaligus momentum memperbanyak istighfar dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.(*/kin)

Tags: irwan bachri syampemkab luwu timurshalat istisqa
Previous Post

Satlantas Polres Lutim Edukasi Pelajar SMA soal Tertib Lalu Lintas

Next Post

Luwu Timur Raih Penghargaan Terbaik di Ajang Apresiasi Daerah Berprestasi

Next Post
Luwu Timur Raih Penghargaan Terbaik di Ajang Apresiasi Daerah Berprestasi

Luwu Timur Raih Penghargaan Terbaik di Ajang Apresiasi Daerah Berprestasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERPOPULER

  • Sekda Luwu Timur, Ramadhan Pirade menjelaskan maksud surat Mensesneg yang banyak disalah artikan public sebagai cuti Bersama pada 18 Agustus 2026.

    Heboh Surat Mensesneg 18 Agustus Cuti Bersama, Sekda Luwu Timur Jelaskan Fakta Sebenarnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terbesar di Sulsel, Bupati Lutim Cup Domino 2026 Siapkan Hadiah Rp400 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 22 Atlet Taekwondo Lutim Lolos Porprov Sulsel 2026, Ini Daftar Namanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 3 Peringatan Keras Bupati Irwan Buat CPNS dan PPPK yang Baru Terima SK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Klasemen Terbaru Piala Gubernur Sulsel 2026, PS Luwu Belum Pasti Lolos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent Posts

  • Bupati Irwan Lepas Tim Sepak Bola Lutim ke Porprov, Pemain Diminta Berani Bermimpi ke Liga 3
  • Bupati Lutim Damaikan Dua Kelompok Pemuda Wotu, Kapolres Luruskan Isu Pemicu Bentrokan
  • Lahan Hangus di Towuti Diduga Disiapkan untuk Kebun Merica, Penyidik Turun Tangan
  • Sosialisasi Kekerasan Seksual di SDN 183 Buyuntana, Anak Perlu Dilindungi Bersama
  • Nikel, Nurtiani, dan Masa Depan Luwu Timur: Menakar Manfaat Hilirisasi bagi Ekonomi Lokal

Recent Comments

  1. Hasil Survei Pilkada Luwu Timur September 2024: Petahana Lemah di Semua Segmen - Jaeja.id mengenai 4 Siswi SDN 169 Bayondo Raih 4 Medali di Turnamen Taekwondo Antar Pelajar se-Luwu Raya
  2. 4 Siswi SDN 169 Bayondo Raih 4 Medali di Turnamen Taekwondo Antar Pelajar se-Luwu Raya - Jaeja.id mengenai Demi Pemerataan Pembangunan di Luwu Timur, IBAS-Puspa Programkan Rp2 Miliar per Desa
Jaeja.id

© 2024 JAEJA.ID

JAEJA.ID - Jurnal Edukasi dan Sejarah

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Edukasi
  • Historia
  • Cek Fakta
  • Kolom
  • Arena

© 2024 JAEJA.ID