JAEJA.id – Keselamatan pelajar di jalan raya menjadi perhatian Satlantas Polres Luwu Timur melalui edukasi tertib berlalu lintas.
Kegiatan tersebut menyasar pelajar SMA sebagai kelompok pengguna jalan yang perlu memahami aturan sejak usia sekolah.
Kaur Pembinaan Operasi Satlantas Polres Luwu Timur Ipda Andi Nasaruddin memimpin kegiatan edukasi tersebut di lingkungan sekolah, Jumat (18/09/2026).
Dalam penyampaian materi, pelajar diajak memahami pentingnya mematuhi rambu, marka, serta berbagai ketentuan keselamatan berlalu lintas.
“Edukasi tidak hanya menekankan kepatuhan, tetapi juga membangun etika dan tanggung jawab saat menggunakan jalan umum,” ujar Kaur Bin Ops Satlantas Polres Lutim, Ipda Andi Nasaruddin.
Menurut Andi, pengetahuan berlalu lintas harus ditanamkan sejak dini melalui proses pendidikan yang berlangsung secara berkelanjutan.
Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas
Ia menjelaskan, prinsip “Long Life for Education” menjadi dasar penting dalam membentuk budaya keselamatan berlalu lintas.
“Pemahaman tertib lalu lintas diharapkan diketahui sejak awal dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Nasaruddin.
Ia menambahkan, tata tertib berlalu lintas berkaitan erat dengan pembelajaran mengenai sopan santun dan tata krama.
Disiplin, kepedulian, serta sikap saling menghargai menjadi nilai penting bagi setiap pelajar ketika beraktivitas di jalan.
Satlantas Polres Luwu Timur berharap edukasi tersebut mampu membentuk generasi muda yang disiplin dan beretika lebih baik.
Pemahaman tersebut diharapkan mendorong pelajar menjaga keselamatan diri sekaligus menghormati seluruh pengguna jalan lainnya secara konsisten.
Langkah edukasi sejak sekolah juga diharapkan membantu mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas di wilayah Luwu Timur.(*)



