JAEJA.id – Menyikapi kondisi cuaca kemarau, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam mengimbau umat muslim di Bumi Batara Guru melaksanakan Shalat Istisqa secara serentak pada Sabtu, 19 September 2026.
Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Luwu Timur Nomor 400.8/337/KESRA Tahun 2026 tentang Himbauan Pelaksanaan Shalat Istisqa Serentak di Kabupaten Luwu Timur.
Surat edaran yang terbit pada Kamis 17 September 2026 itu ditujukan kepada para camat, kepala desa, pengurus masjid, serta tokoh agama se-Kabupaten Luwu Timur.
Dalam surat tersebut, Bupati Irwan Bachri Syam menyampaikan bahwa pelaksanaan Shalat Istisqa menjadi ikhtiar batin masyarakat untuk memohon turunnya hujan.
“Ini sebagai wujud ikhtiar batin memohon rahmat Allah SWT agar menurunkan hujan,” demikian tertulis dalam surat edaran tersebut.
Bupati juga mengimbau agar Shalat Istisqa dilaksanakan secara serentak di masjid-masjid kecamatan maupun desa masing-masing.
Camat dan Kepala Desa Diminta Berkoordinasi
Pelaksanaan kegiatan tersebut melibatkan pemerintah kecamatan dan desa.
Para camat bersama kepala desa atau lurah diminta berkoordinasi dengan Kantor Urusan Agama (KUA), Majelis Ulama Indonesia (MUI) kecamatan, serta pengurus masjid.
Koordinasi itu diarahkan untuk memfasilitasi sekaligus mengajak masyarakat hadir dalam pelaksanaan Shalat Istisqa.
“Para Camat bersama Kepala Desa/Lurah berkoordinasi dengan Kantor Urusan Agama (KUA), Majelis Ulama Indonesia (MUI) kecamatan,” tulis Bupati dalam surat tersebut.
Selain melaksanakan salat, masyarakat juga diajak memperbanyak istighfar, bertaubat, bersedekah, dan mempererat tali silaturahmi.
Bupati berharap ikhtiar bersama tersebut menjadi bagian dari upaya masyarakat memohon rahmat Allah SWT di tengah kondisi kemarau.
“Semoga Allah SWT menerima doa dan ikhtiar kita bersama,” tulis Irwan Bachri Syam dalam surat edaran yang ditetapkan di Malili pada 17 September 2026.(kin)



