JAEJA.ID – Panitia Khusus (pansus) RPJMD DPRD Luwu Timur menggelar kunjungan kerja ke Bappelitbangda Sulsel, Selasa 24 Juni 2025, untuk menjajaki sinkronisasi RPJMD.
Kunjungan ini bertujuan agar program pembangunan daerah Luwu Timur berjalan seirama dengan kebijakan Pemprov Sulawesi Selatan dan menuntaskan isu strategis wilayah perbatasan.
Ketua Fraksi Golkar DPRD Lutim, Aripin, menyarankan pembangunan jalan lintas provinsi sebagai prioritas dalam RPJMD Sulsel 2025–2029.
“Kita dorong jalan penghubung Luwu Timur–Morowali via poros Seba-Seba agar segera terealisasi,” ungkap Aripin usai diskusi.
Jalur Seba-Seba dikedepankan karena menjadi rute akses utama dan mendesak perhatian dari pemerintah provinsi.
Aripin menambahkan pentingnya jalan penghubung Luwu Timur–Konawe via Bantilang untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah.
“Jalur ini sangat strategis untuk mempercepat mobilitas dan distribusi barang di Sulawesi Tenggara,” tambahnya.
Kunjungan ini diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret untuk RPJMD Sulsel, terutama dalam memasukkan rencana pembangunan jalan regional.
Anggota Pansus lainnya menyoroti pentingnya kolaborasi lintas wilayah agar program pembangunan saling mendukung dan berdampak nyata.
Keterlibatan Bappelitbangda Sulsel dinilai vital agar aspirasi daerah seperti infrastruktur lintas provinsi dapat tertampung dalam RPJMD.
Dengan masukan ini, DPRD Lutim berharap RPJMD Sulsel mampu menjawab kebutuhan daerah perbatasan dan memperluas jangkauan pembangunan.(kin)



