Kartu Pintar memberikan seragam gratis bagi siswa dari TK hingga SMP. Mahasiswa juga mendapat beasiswa lebih besar, kini Rp3 juta per semester.
Kartu Sehat menjamin layanan kesehatan gratis bagi warga. Kartu Lansia memberi tunjangan Rp1 juta setiap bulan bagi para lansia.
Peluncuran tiga kartu ini dihadiri Menteri Pertanian dan Gubernur Sulsel. Ini menandakan keseriusan pemerintah daerah.
BUMD Dibenahi, Direksi Baru Ditunjuk
Dalam sektor Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Irwan–Puspawati bertindak tegas. Mereka menggelar RUPS Luar Biasa dan mengganti jajaran direksi.
Ikal AS kini menjabat Direktur Utama PT Luwu Timur Gemilang. Dr. Ramadhan Pirade masuk sebagai Komisaris, dan Adam Safar sebagai Direktur Keuangan.
“Langkah ini kami ambil agar BUMD menjadi produktif, bukan hanya beban,” kata Irwan dalam RUPS, 27 Maret 2025.
Langkah restrukturisasi ini diharapkan membawa perubahan dalam kinerja BUMD yang sebelumnya kurang optimal.
BACA JUGA: Bupati Irwan Berkurban 18 Ekor Sapi, Ajak ASN dan OPD Teladani Semangat Berbagi
Investasi Triliunan Masuk Luwu Timur
Pemerintah juga berhasil menarik minat investor besar ke daerah. Tiga proyek besar sudah menyatakan kesediaannya masuk ke Luwu Timur.
Perusahaan energi terbarukan asal Dubai, Eastlight, sedang menjajaki investasi.
PT Grand Integra Teknologi (GIT) akan membangun peternakan sapi perah pertama di Sulawesi, dengan nilai Rp3 triliun.
PT Menata Citra Selaras (MCS) juga siap membangun pabrik beras skala besar.
“Investasi ini membuka ribuan lapangan kerja baru,” jelas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lutim, Andi Habil Unru.
Langkah ini menjadi bukti bahwa Pemkab Lutim serius menjadikan daerahnya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Fokus, Tapi Masih Perlu Perbaikan
Meski hasil awal cukup positif, Irwan dan Puspawati menyadari masih banyak tantangan ke depan. Mereka menekankan pentingnya sinergi antar-perangkat daerah.
“Program hebat butuh pelaksana hebat,” ujar Puspawati dalam rapat koordinasi OPD.
Ia meminta para kepala dinas segera menerjemahkan visi-misi ke dalam program yang tepat sasaran, efisien, dan bisa diukur.



