JAEJA.ID – Panitia khusus (pansus) DPRD Luwu Timur mengunjungi PT POMU di Jakarta untuk memastikan penyertaan modal LTG berjalan transparan.
Kunjungan kerja ke kantor pusat PT Pongkeru Mineral Utama (POMU) pada Jumat, 6 November 2025 itu menjadi bagian dari pengawasan penyertaan modal daerah pada Perseroda Luwu Timur Gemilang (LTG).
Rombongan pansus diterima pimpinan PT POMU, termasuk Plt Direktur Utama Hamzah Kurniadani.
Manajemen perusahaan menyampaikan rencana kerja dan proyeksi usaha terkait kegiatan pertambangan di Blok Pongkeru.
PT POMU merupakan perusahaan gabungan yang melibatkan Antam, Perseroda LTG, dan PT Sulawesi Citra Indonesia.
Skema tersebut dibentuk untuk mengembangkan potensi mineral sekaligus memperkuat ekonomi daerah.
Anggota DPRD Luwu Timur, Sarkawi Hamid, menjelaskan bahwa kunjungan dilakukan untuk meninjau kelengkapan regulasi perubahan Perda yang mengatur penyertaan modal.
Ia menegaskan pentingnya perencanaan matang sebelum kebijakan investasi disetujui.
“Transparansi laporan keuangan dan arah pengembangan usaha menjadi perhatian utama pansus,” kata Sarkawi.
Legislator Gerindra itu menyebut pengawasan DPRD Lutim diperlukan agar investasi daerah memberikan manfaat luas.
Pansus berharap kerja sama tersebut menghasilkan keuntungan ekonomi jangka panjang bagi Luwu Timur.
“Penyertaan modal harus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat kemandirian ekonomi daerah,” tuturnya.(kin)



