JAEJA.ID – Para atlet taekwondo Luwu Timur yang berjuang di babak kualifikasi (BK) Porprov Sulsel 2026 meraih hasil menggembirakan.
Dari BK cabor Taekwondo yang digelar di GOR Sudiang Makassar, 28-30 November 2025, Luwu Timur berhasil menempati peringkat kedua klasemen akhir perolehan medali.
Afira Istikhori dan kawan-kawan berhasil membawa pulang total 15 medali. Dengan rincian, 5 medali emas, 5 perak dan 5 perunggu.
Capaian tersebut membuat Luwu Timur keluar sebagai juara 2, hanya kalah dari Makassar yang meraih total 18 medali (9 emas, 5 perak dan 4 perunggu).
BACA JUGA: Fakta Lahan Kawasan Industri Lutim: Sudah Disepakati PT Inco dan Pemkab Sejak Era Andi Hatta Bupati
Ketua Pengkab Taekwondo Luwu Timur, Usman Sadik mengaku bangga dengan pencapaian para atlet dari Luwu Timur di ajang babak kualifikasi Porprov Sulsel.
“Saya kira kita semua patut bangga dengan capaian ini. Hasil ini menunjukkan Taekwondo Lutim punya peluang besar mendulang medali di Porprov Sulsel tahun depan,” kata Usman Sadik, Minggu (30/11/2025).
Manajer Tim Taekwondo Lutim pada BK Porprov Sulsel 2026, Mustakar Mappallawa mengaku bersyukur atas prestasi atlet taekwondo Lutim.
“Ini berkat kerja keras para atlet, pelatih dan ofisial tim secara kesuluruhan. Termasuk dukungan dari Pemkab dan KONI Lutim,” ujar Mustakar.
BACA JUGA: Ketika Rumah Jadi Abu, Wabup Puspawati Datang Membawa Harapan
Sebagai informasi, Taekwondo memang cabor andalan di Luwu Timur. Pada Porprov XVII Sulsel 2022, cabor ini menyumbang medali emas terbanyak untuk kontingen Bumi Batara Guru.
Yakni sebanyak 3 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu disumbangkan atlet Taekwondo Lutim pada porprov yang berlangsung di Sinjai-Bulukumba itu.
Ketua KONI Luwu Timur, Herawan Raditya pun semakin optimis, cabor taekwondo bakal kembali jadi lumbung medali kontingen Lutim pada Porprov Sulsel XVIII di Bone-Wajo.
“Kami berharap para atlet taekwondo tetap gacor tahun depan. Minimal bisa mempertahankan capaian di babak kualifikasi ini,” kata Herawan.(kin)



