JAEJA.id – PT Vale Indonesia Tbk berencana menyesuaikan kuota produksi dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) untuk tahun buku 2026.
Revisi kuota produksi dalam RKAB 2026 ini merupakan upaya menyeimbangkan target bisnis perusahaan dengan pengembangan proyek hilirisasi yang sedang berjalan.
Direktur sekaligus Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer PT Vale Indonesia, Budiawansyah, mengatakan alokasi produksi saat ini dinilai belum cukup untuk mendukung agenda strategis perusahaan.
“Alokasi produksi sekitar 30 persen masih belum cukup untuk mengakomodasi kebutuhan berbagai proyek strategis yang sedang kami jalankan,” kata Budiawansyah.
Ia menjelaskan penyesuaian RKAB dilakukan agar perusahaan tetap mampu memenuhi komitmen kepada pemegang saham.
Di saat yang sama, perusahaan juga ingin memastikan proyek hilirisasi berjalan lancar sesuai rencana.
Meski ada rencana revisi RKAB, PT Vale memastikan produksi nickel matte dari operasi Sorowako tidak akan terdampak.
Budiawansyah menegaskan kegiatan produksi di wilayah Sorowako tetap berjalan normal karena RKAB untuk area tersebut telah disetujui penuh.
“Operasi Sorowako tetap berjalan sesuai rencana karena RKAB untuk wilayah itu sudah disetujui,” ujarnya.
Sorowako selama ini menjadi salah satu pusat produksi utama PT Vale di Indonesia.
Kawasan tersebut berperan penting dalam memasok nikel bagi pasar global sekaligus mendukung rantai pasok industri hilir.
Sementara itu, perusahaan juga terus mempercepat pembangunan proyek Indonesia Growth Project Pomalaa atau IGP Pomalaa.
Proyek ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat hilirisasi mineral di Indonesia.
Hingga saat ini, progres pembangunan proyek Pomalaa telah mencapai sekitar 62 persen.
Beberapa infrastruktur utama telah selesai dibangun, termasuk North Access Road dan gedung Main Construction Office.
Perusahaan juga telah membangun fasilitas nursery modern yang mampu memproduksi hingga satu juta bibit pohon setiap tahun.
Selain itu, pembangunan fasilitas pendukung lain masih terus berlangsung di kawasan proyek.



