JAEJA.id – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, memimpin rapat Program Pejuang Subuh, Senin, 11 Mei 2026.
Rapat berlangsung di Ruang Rapat Kerja Bupati bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur.
Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Raoda, serta perwakilan guru dan pengawas sekolah.
Program ini bertujuan membentuk karakter, kedisiplinan, dan nilai religius pelajar melalui salat subuh berjamaah di masjid.
Syarat Nilai A Agama Islam
Irwan menegaskan Program Pejuang Subuh masuk penilaian Pendidikan Agama Islam.
“Ini menjadi syarat memperoleh nilai A mata pelajaran Agama Islam,” ujar Irwan.
Menurutnya, kegiatan tersebut melatih siswa bangun pagi dan tepat waktu.
Selain itu, program tersebut menanamkan tanggung jawab serta kebiasaan positif sejak dini.
Ia berharap program itu membentuk generasi yang disiplin dan berakhlak baik.
Fokus Siswa Laki-Laki
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Raoda, menjelaskan sasaran program tersebut.
Program diperuntukkan bagi siswa SD dan SMP beragama Islam. Untuk SD, sasaran mencakup kelas 4 hingga kelas 6.
Namun, fokus utama diberikan kepada siswa laki-laki kelas 5.
Sementara tingkat SMP menyasar siswa kelas 7 hingga kelas 9. Prioritas diberikan kepada siswa laki-laki kelas 8 beragama Islam.
Siswi perempuan tetap dapat mengikuti kegiatan dari rumah. Pelaksanaannya dipantau orang tua menggunakan buku kontrol khusus.
Raoda mengatakan kegiatan berlangsung setiap Sabtu dan Ahad. Pelajar mengikuti salat subuh berjamaah pukul 04.00 hingga 04.15 Wita.
Kegiatan dilaksanakan di masjid atau musala terdekat tempat tinggal siswa.(*)



