JAEJA.id – Sebanyak 79 peserta Program Mandalish (Mandarin-English) Luwu Timur Juara 2026 Batch 1 resmi diberangkatkan menuju Pare, Kediri, Jawa Timur.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Minggu, 10 Mei 2026.
Di hadapan peserta dan orang tua, Irwan mengingatkan pentingnya memanfaatkan kesempatan belajar selama empat bulan dengan sungguh-sungguh.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jangan sia-siakan waktu ini. Setiap hari adalah kesempatan emas,” ujar Irwan.
Menurutnya, para peserta merupakan generasi terpilih yang membawa nama baik Kabupaten Luwu Timur selama mengikuti pendidikan bahasa di Pare.
Ia juga meminta peserta menjaga sikap, kedisiplinan, dan tanggung jawab selama berada di luar daerah.
Bekal Menembus Persaingan Global
Irwan menilai kemampuan berbahasa asing menjadi modal penting menghadapi persaingan global yang semakin terbuka.
Menurutnya, penguasaan bahasa tidak hanya sebatas menghafal kosakata, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan jaringan yang lebih luas.
Ia berharap seluruh peserta dapat kembali dengan kemampuan baru yang bermanfaat bagi pembangunan daerah.
Persaingan Ketat Seleksi Mandalish
Kepala Dinas PMD Luwu Timur, Awaluddin Anwar, mengungkapkan tingginya minat pemuda mengikuti program tersebut.
Sebanyak 661 orang mendaftar, namun hanya 79 peserta yang berhasil lolos seleksi berjenjang.
“Dari 661 pendaftar, hanya 79 putra-putri terbaik yang dinyatakan lolos,” kata Awaluddin.
Peserta terpilih berasal dari 75 desa di Kabupaten Luwu Timur. Selain itu, terdapat empat peserta tambahan melalui rekomendasi PT Citra Lampia Mandiri.
Salah seorang peserta, Ranir Advar dari Desa Harapan, mengaku ingin membagikan ilmu yang diperoleh setelah menyelesaikan program.
“Setelah program ini saya ingin membentuk komunitas bahasa di desa,” ujar Ranir.
Pelepasan peserta ditandai pemasangan kartu identitas oleh Bupati Irwan Bachri Syam dan Sekretaris Daerah Ramadhan Pirade kepada perwakilan peserta.(*)



