Jaeja.id
Rabu, 17 Juni 2026
  • News
  • Edukasi
  • Historia
  • Cek Fakta
  • Kolom
  • Arena
No Result
View All Result
  • News
  • Edukasi
  • Historia
  • Cek Fakta
  • Kolom
  • Arena
No Result
View All Result
Jaeja.id
No Result
View All Result
Home News

Luwu Timur Bersiap Masuk Era Industri Kakao, Tomoni Jadi Lokasi Strategis Pabrik Baru

adminsuper by adminsuper
12 Mei, 2026
in News
0 0
0
Studi kelayakan hilirisasi kakao di Media Center Dinas Kominfo-SP, Selasa (12/05/2026).

Studi kelayakan hilirisasi kakao di Media Center Dinas Kominfo-SP, Selasa (12/05/2026).

Share on FacebookShare on XShare on Whatsapp

JAEJA.id – Selama bertahun-tahun, ribuan ton kakao dari Luwu Timur mengalir keluar daerah dalam bentuk bahan mentah.

Nilai ekonomi terbesar justru dinikmati industri pengolahan di wilayah lain. Kini kondisi itu mulai berubah.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur tengah mempercepat langkah menuju hilirisasi komoditas kakao melalui rencana pembangunan pabrik pengolahan di Kecamatan Tomoni.

Program tersebut digadang menjadi titik awal perubahan besar bagi sektor perkebunan lokal.

Jika selama ini petani hanya menjual biji kakao mentah, ke depan hasil panen mereka ditargetkan bisa diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi.

Mulai dari bubuk kakao hingga lemak kakao yang memiliki pasar lebih luas.

Langkah itu dibahas dalam pematangan studi kelayakan yang melibatkan pemerintah daerah, lembaga teknis industri, dan badan usaha milik desa di Media Center Dinas Kominfo-SP, Selasa (12/05/2026).

Hasil kajian tersebut menjadi dasar sebelum proyek memasuki tahap berikutnya.

Tomoni dipilih bukan tanpa alasan. Kawasan tersebut berada dekat dengan sentra perkebunan kakao sehingga dianggap mampu menekan biaya distribusi bahan baku sekaligus mempercepat rantai produksi.

Menariknya, proyek ini tidak hanya berbicara soal pembangunan pabrik.

Pemerintah daerah juga melihat peluang besar untuk menciptakan ekosistem industri baru yang melibatkan petani, koperasi, hingga pelaku usaha lokal.

Selama ini, salah satu persoalan utama yang dihadapi petani kakao adalah fluktuasi harga dan minimnya nilai tambah di tingkat produksi.

Ketika hasil panen dijual dalam bentuk mentah, keuntungan terbesar justru berada di sektor hilir.

Karena itu, kehadiran fasilitas pengolahan dianggap dapat menjadi solusi jangka panjang.

“Produk kakao yang telah melalui proses industri memiliki nilai jual jauh lebih tinggi dibanding bahan baku mentah,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kab Luwu Timur, Awaluddin Anwar.

Di sisi lain, lanjut Awaluddin, rencana pembangunan pabrik juga diproyeksikan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.

Page 1 of 2
12Next
Tags: awaluddin anwardinas pemberdayaan masyarakat desa luwu timurindustri kakaokecamatan tomonipemkab luwu timur
Previous Post

Siswa SD dan SMP Luwu Timur Wajib Ikut Program Pejuang Subuh, Begini Teknisnya

Next Post

BKPSDM Lutim Soroti Disiplin ASN, Nilai BerAKHLAK Kembali Ditekankan

Next Post
Rapat evaluasi rutin disiplin ASN di Aula BKPSDM Luwu Timur, Selasa (12/05/2026). Foto: kominfo-SP

BKPSDM Lutim Soroti Disiplin ASN, Nilai BerAKHLAK Kembali Ditekankan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERPOPULER

  • Rapat panitia turnamen domino Bupati Luwu Timur Cup 2026, di Gardu Teduh, Malili, Selasa (02/06/2026). Foto: Jaeja.id

    Terbesar di Sulsel, Bupati Lutim Cup Domino 2026 Siapkan Hadiah Rp400 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 22 Atlet Taekwondo Lutim Lolos Porprov Sulsel 2026, Ini Daftar Namanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 3 Peringatan Keras Bupati Irwan Buat CPNS dan PPPK yang Baru Terima SK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Piala Soeratin U13: Bocah Wasuponda Hattrick, Perslutim Pecundangi Makassar City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Luwu Timur Percepat Penyerahan SK CPNS dan PPPK 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent Posts

  • Kejurprov Mini 4WD Kapolres Lutim Cup 2026, Hadirkan Racer Terbaik Sulsel
  • Sungkeman Warnai Pelepasan Siswa Kelas VI SDN 183 Buyuntana
  • Disepakati Semua Daerah, Luwu Timur Tuan Rumah Tunggal Porprov Sulsel 2030
  • Raker SDN 183 Buyuntana Fokus Literasi hingga Sekolah Ramah Anak
  • PT Vale Perkenalkan Model Ekonomi Sirkular Berbasis Sampah di Invirotech 2026

Recent Comments

  1. Hasil Survei Pilkada Luwu Timur September 2024: Petahana Lemah di Semua Segmen - Jaeja.id mengenai 4 Siswi SDN 169 Bayondo Raih 4 Medali di Turnamen Taekwondo Antar Pelajar se-Luwu Raya
  2. 4 Siswi SDN 169 Bayondo Raih 4 Medali di Turnamen Taekwondo Antar Pelajar se-Luwu Raya - Jaeja.id mengenai Demi Pemerataan Pembangunan di Luwu Timur, IBAS-Puspa Programkan Rp2 Miliar per Desa
Jaeja.id

© 2024 JAEJA.ID

JAEJA.ID - Jurnal Edukasi dan Sejarah

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Edukasi
  • Historia
  • Cek Fakta
  • Kolom
  • Arena

© 2024 JAEJA.ID