Jaeja.id
Selasa, 8 September 2026
  • News
  • Edukasi
  • Historia
  • Cek Fakta
  • Kolom
  • Arena
No Result
View All Result
  • News
  • Edukasi
  • Historia
  • Cek Fakta
  • Kolom
  • Arena
No Result
View All Result
Jaeja.id
No Result
View All Result
Home News Pemkab Luwu Timur

Ketika Dunia Leluhur Masuk Peta Tambang

adminsuper by adminsuper
30 April, 2025
in Pemkab Luwu Timur
0 0
0
Pemuda adat To Cerekeng melakukan patrol menjaga hutan. (Foto: Perkumpulan Wallacea/Mongabay Indonesia)

Pemuda adat To Cerekeng melakukan patrol menjaga hutan. (Foto: Perkumpulan Wallacea/Mongabay Indonesia)

Share on FacebookShare on XShare on Whatsapp

JAEJA.ID – Di lereng-lereng hijau Desa Manurung, Kecamatan Malili, Sulawesi Selatan, masyarakat adat To Cerekang masih memelihara jejak Batara Guru—manusia pertama yang diturunkan dari langit, menurut kisah leluhur mereka.

Di tanah suci Ponsewoni, di hutan-hutan Berue, dan di padang-padang rawa AnnungngE, mereka menuturkan kembali ingatan atas dunia yang “dituangkan” dengan penuh kasih dari langit ke bumi.

Namun belakangan, suara alam mulai bersaing dengan suara mesin survei. Di tanah yang mereka sebut warisan langit, bayang-bayang bendera perusahaan tambang seakan menghantui.

Ancaman itu mereka rasakan, bukan oleh kemarau panjang atau hama ladang, melainkan oleh peta konsesi tambang.

BACA JUGA: SMAN 2 Luwu Timur Raih Juara Nasional Cerdas Cermat Lingkungan di Ajang NEO 2025

Sebagian dari wilayah adat Cerekang masuk dalam peta konsesi PT Prima Utama Lestari (PUL), sebuah perusahaan tambang nikel yang beroperasi di Luwu Timur.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh komunitas pendamping, areal konsesi itu tumpang tindih dengan beberapa titik sakral.

Dari sepuluh lokasi hutan adat Cerekang, tiga di antaranya—Pensimoni, Kasosoe, dan Padang Annungge—masuk dalam wilayah IUP PT PUL dengan total luas 24,43 hektar.

Wilayah yang Dituangkan

Nama “Cerekang” berasal dari kata “cerre“, yang berarti dituangkan. Ini bukan sekadar istilah bahasa; ini adalah filosofi hidup.

Masyarakat To Cerekang meyakini bahwa dunia mereka bukan diciptakan dengan keras, tetapi diturunkan secara halus, pelan-pelan, dari langit ke bumi oleh Batara Guru.

Tanah ini bukan sekadar tempat tinggal, tapi perpanjangan tubuh dan sejarah mereka.

BACA JUGA: Merayakan Keindahan Bumi Mini di Luwu Timur

Wilayah adat mereka mencakup gunung, perbukitan, sawah, rawa, hingga pesisir pantai yang berhadapan langsung dengan Teluk Bone. Setiap bagian tanah punya fungsi, cerita, dan peran spiritual.

Peta alam To Cerekang adalah peta kepercayaan. Setiap lokasi bukan hanya tempat geografis, melainkan altar hidup yang punya fungsi tersendiri.

Ada Ponsewoni/Pengsimoni, tempat turunnya manusia pertama dan pusat ritual suci.

Page 1 of 4
12...4Next
Tags: Cerekangirwan bachri syampemkab luwu timurPT PULtanah adat
Previous Post

Pemkab Lutim Gelar Survei Cacingan Untuk Tekan Angka Stunting

Next Post

Luwu Timur Rayakan Hari Jadi ke-22, Simak Makna Logo dan Tema HUT Lutim

Next Post
Makna logo dan tema HUT ke-22 Luwu Timur. (Foto: ist)

Luwu Timur Rayakan Hari Jadi ke-22, Simak Makna Logo dan Tema HUT Lutim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERPOPULER

  • Sekda Luwu Timur, Ramadhan Pirade menjelaskan maksud surat Mensesneg yang banyak disalah artikan public sebagai cuti Bersama pada 18 Agustus 2026.

    Heboh Surat Mensesneg 18 Agustus Cuti Bersama, Sekda Luwu Timur Jelaskan Fakta Sebenarnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terbesar di Sulsel, Bupati Lutim Cup Domino 2026 Siapkan Hadiah Rp400 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 22 Atlet Taekwondo Lutim Lolos Porprov Sulsel 2026, Ini Daftar Namanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 3 Peringatan Keras Bupati Irwan Buat CPNS dan PPPK yang Baru Terima SK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Piala Soeratin U13: Bocah Wasuponda Hattrick, Perslutim Pecundangi Makassar City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent Posts

  • Rekonstruksi Kasus Suami Bunuh Istri di Sorowako, Tersangka Aniaya Korban dengan Tangan Kosong
  • Kajari Luwu Timur Terima Pendemo, Ajak Dialog Langsung di Ruang Rapat
  • Kajari Luwu Timur Tegaskan Penyidikan Tidak Bisa Berdasarkan Asumsi
  • Luwu Timur Lolos Final Lomba Polisi Cilik Tingkat Sulsel
  • Jika Tuan Rumah Main Mata, Luwu Timur Bisa Gagalkan Palopo ke 8 Besar

Recent Comments

  1. Hasil Survei Pilkada Luwu Timur September 2024: Petahana Lemah di Semua Segmen - Jaeja.id mengenai 4 Siswi SDN 169 Bayondo Raih 4 Medali di Turnamen Taekwondo Antar Pelajar se-Luwu Raya
  2. 4 Siswi SDN 169 Bayondo Raih 4 Medali di Turnamen Taekwondo Antar Pelajar se-Luwu Raya - Jaeja.id mengenai Demi Pemerataan Pembangunan di Luwu Timur, IBAS-Puspa Programkan Rp2 Miliar per Desa
Jaeja.id

© 2024 JAEJA.ID

JAEJA.ID - Jurnal Edukasi dan Sejarah

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Edukasi
  • Historia
  • Cek Fakta
  • Kolom
  • Arena

© 2024 JAEJA.ID